FANDOM


SORRY I AM STRONG
Volume 66
"Apakah kehidupan satu-satunya hal
yang perlu dipotong?"
Rilis Jepang

5 Januari 2015[1]

Daftar Chapter

592. Marching Out The ZOMBIES 3
593. Marching Out The ZOMBIES 4
594. Rubb-Dolls
595. Rubb-Dolls 2
596. Rubb-Dolls 3
597. Winded by the Shadow
598. The Shooting Star Project [We Only Have to Beat You Mix]
599. Too Early To Win, Too Late To Know
600. SNIPE
601. VERGE ON VERMILLION

Sampul Karakter

Ōetsu Nimaiya

Navigasi
Volume 65 Volume 67

SORRY I AM STRONG adalah volume ke-66 dari seri manga Bleach.

Bleach All Stars

日番谷 冬獅郎
Tōshirō Hitsugaya
Mayuri CharPic 黒崎 一護
Ichigo Kurosaki
Hitsugaya CharPic 涅 マユリ
Mayuri Kurotsuchi
Ichigo Infobox

Bach CharPic 修多羅 千手丸
Senjumaru Shutara
Ouetsu CharPic
ユーハバッハ
Yhwach
Shutara CharPic 二枚屋 王悦
Ōetsu Nimaiya



Daftar Chapter

592. Marching Out the ZOMBIES 3

Hitsugaya dengan mudah mengalahkan Ikkaku, Yumichika dan Charlotte sebelum Mayuri mengintervensi.

Ringkasan:

Chapter 592

Sampul halaman 592. Marching Out the ZOMBIES 3.

Ketika para Arrancar menyadari kedatangan Hitsugaya, yang bersiap menyerang, Yumichika menyiapkan Bakudō, tapi Ikkaku bersiap mengantisipasi dengan Hōzukimaru karena dia tak akan bisa dihentikan dengan Kidō. Hitsugaya merilis esnya, membuat Yumichika terpental sementara kaki Ikkaku terperangkap dalam es. Ikkaku menyatakan ini adalah bayaran yang murah untuk bertahan hidup, Hitsugaya menusuk Ikkaku dan menebasnya kembali, membuat Yumichika menahan serangan berikutnya dan bersiap merilis Ruri'iro Kujaku. Namun, Hitsugaya menendangnya dan mengiris tubuh Yumichika, Mayuri datang dan mengamati bahwa gerakan Hitsugaya sama seperti saat ia masih hidup.

Ketika Hitsugaya menyerangnya, Mayuri menghindar dengan Shunpo, Mayuri akhirnya menyatakan ingin mencoba obat-obatnya kepada Hitsugaya.

Karakter yang Tampil:



593. Marching Out the ZOMBIES 4

Saat Hitsugaya mulai membuat Mayuri terpojok, dia sadar bahwa dia sebenarnya ada dibawah pengaruh salah satu obat Mayuri.

Ringkasan:

Chapter 593

Sampul halaman chapter 593. Marching Out The ZOMBIES 4.

Setelah Mayuri Kurotsuchi mengatakan ingin menguji obat-obatnya kepada Tōshirō Hitsugaya, Hitsugaya langsung menyerang, tapi Mayuri dapat memblokir setiap serangan karena telah menaruh sensor pada Zanpakutō-nya, sehingga pedang Hitsugaya tak berguna, Hitsugaya mencoba menendang Mayuri dengan lututnya, tapi Mayuri juga dapat menahan ini. Kemudian, lutut Hitsugaya meledak, Mayuri mencoba memojokan Hitsugaya, tapi Hitsugaya melakukan Bankai dan menjatuhkan Mayuri.

Hitsugaya sadar dia kembali saat sebelum bertarung, dan Mayuri pun muncul dengan perkataan yang sama, membuat Hitsugaya kembali menyerang Mayuri dengan Bankai-nya, dan berhasil membunuh Mayuri. Tapi, ia kembali pada saat sebelum bertarung, sekali lagi dan bahkan Mayuri juga mengatakan hal yang sama. Saat Hitsugaya bingung apa yang terjadi, Mayuri mengatakan bahwa obat-obatan itu membuat pemakainya mendapat kekuatan super, pengetahuan, refleks dan keberanian. Dia mengatakan bahwa tampak bahwa Hitsugaya bisa melihat melalui masa depan dan setiap kali ia membunuh Mayuri, ia akan kembali ke satu titik di masa lalu. Mayuri menjelaskan jika Hitsugaya tidak membunuhnya masa depannya akan terus berlanjut, tapi jika Hitsugaya membunuhnya, dirinya akan terjebak dilingkaran waktu selamanya. Setelah menjelaskan mekanisme penggunaan obat, Mayuri mengungkapkan akan ada efek serius jika pemakai kembali ke masa lalu lebih dari 10 kali, membuat pemakai kehilangan indera keseimbangan selama 30 detik. Mayuri kemudian bertanya kapan tepatnya ia memberikan obat itu sembari mengayunkan pedang kepada Hitsugaya, mengatakan bahwa pastikan ia mencari tahu kembali.

Karakter yang Tampil:



594. Rubb-Dolls

Mayuri menginjeksi Hitsugaya dengan obat yang baru, dengan segera diserang oleh petugas Shinigami zombifikasi. Sementara itu, PePe menggunakan kekuatan Love untuk membuat kekacauan.

Ringkasan:

594

Sampul halaman 594. Rubb-Dolls.

Menusuk Hitsugaya dan melepaskan Shikainya untuk melumpuhkan dia, Mayuri menyuntikkan obat baru ke dalam dirinya. Dia berkomentar tentang bagaimana menyedihkan karena menyuntikkan obat ke musuh yang tak berdaya, tapi Hitsugaya memohon untuk berhenti. Hitsugaya mulai berteriak saat ia mengalami rasa sakit. Zombie Rangiku, Kensei dan Rose kemudian tiba, menyebabkan Mayuri untuk memanggil Arrancar untuk melawan mereka.

Pada saat yang bersamaan, Byakuya Kuchiki baru saja mengalahkan tiga Sternritter sekaligus, dengan hanya menyisakan Meninas McAllon dan Liltotto Lamperd yang masih berdiri. Setelah percakapan singkat tentang kekuatan mereka dan keberadaan PePe, Meninas dan Liltotto melihat Hisagi mendekat. Dia mencoba untuk menyerang Byakuya, yang bertanya mengapa dia menyerang dirinya, menyebabkan Hisagi mengatakan dia melakukannya demi kepentingan PePe. PePe Waccabrada muncul bernyanyi tentang cinta, meluncurkan proyektil kepada dua Sternritter lain. Liltotto menghindar, tapi Meninas terkena. Sekarang cinta oleh Pepe, Meninas memukul Liltotto. PePe menyatakan kepada Meninas untuk tidak perlu bertarung hanya karena begitu cinta padanya, karena dia tidak pernah hanya dimiliki satu orang.

Karakter yang Tampil:

595. Rubb-Dolls 2

Byakuya bertarung menghadapi Hisagi dan PePe.

Ringkasan:

595 cover

Sampul halaman 595. Rubb-Dolls 2.

Karakter yang Tampil:



596. Rubb-Dolls 3

Mayuri merebut zombie Giselle.

Ringkasan:

596Cover

Sampul halaman 596. Rubb-Dolls 3.

Byakuya heran apa yang terjadi pada Kensei dan Rose, Hisagi hendak menyerang kaptennya, tapi Kensei dapat mengantisipasinya. Ketika Kensei memungut Senbonzakura dan hendak menyerang Byakuya, Mayuri muncul dan mencatat gerakan dari pasukannya. Byakuya bertanya apa yang dilakukannya pada Kensei dan Rose, Mayuri mengungkapkan telah menyelamatkan mereka.

Kilas balik, Kensei dan Rose ambruk ke tanah. Mayuri mengatakan telah menanamkan obat cairan pada tubuh Arrancar, serta mengatakan telah mengetahui cara Giselle merubah seseorang menjadi zombie, Mayuri juga menyatakan memiliki sampel darah dari semua prajurit di Seireitei, dan berkata bisa merubah komposisi darah Giselle. Gisellle bertanya, tak mengerti, Mayuri menyingkat menyatakan bahwa zombie milik Giselle telah menjadi miliknya. Saat Kensei dan Rose bangkit, Kensei langsung menikam Giselle dengan telak.

Saat Byakuya sudah mengerti situasi, PePe meluncurkan hati dan terlampir di bahu Kensei, saat mengatakan cintanya lebih kuat daripada zombie Giselle. Kensei langsung menjotos wajah PePe, Mayuri mengatakan cinta tak mempan pada mayat, Kensei memberikan pukulan beruntun pada PePe. Membuatnya terpental dan batuk-batuk setelah dihajar, PePe mengancam mereka. Namun, dia tiba-tiba menyadari keberadaan gadis kecil yang berdiri di belakangnya, Liltotto, menatapnya dengan sangat dingin.

Karakter yang Tampil:



597. Winded by the Shadow

Sementara Liltotto menghadapkan PePe, Tenjirō Kirinji mencoba untuk menghadang Yhwach dan antek-anteknya di Istana Raja Roh.

Ringkasan:

597Cover

Sampul halaman 597. Winded by the Shadow.

PePe mencoba untuk menenangkan Liltotto, yang mendekatihya mengaktifkan Quincy: Vollständignya. Liltotto bertanya apakah ia telah mencoba untuk membunuh rekan-rekannya dan menyatakan bahwa ia berharap bahwa ia dapat mengambil tanggung jawabnya. PePe menjerit saat mulutnya mulai berubah bentuk dan memohon pengampunan.

Di Istana Raja Roh, Tenjirō Kirinji terlihat kelelahan dengan kenyataan bahwa dia tidak bisa menyerang Yhwach meskipun pemimpin Wandenreich tidak mencoba untuk menghindari serangan itu. Yhwach mencatat bahwa ada jalan buntu dan meminta Shinigami untuk membiarkannya lewat. Tenjirō mencoba untuk menyerang dia sekali lagi, tapi serangan meleset. Senjumaru Shutara tiba dengan sekelompok Shinigami bertopeng dan berkomentar sudah lama sejak dia tidak melihat Yhwach. Dia menegurnya untuk memasuki istana tanpa izin dan mengatakan dia sombong setelah kematian Kapten-Komandan Yamamoto. Yhwach mendekatinya, hanya dikelilingi oleh Shinigami bertopeng. Mereka berusaha untuk menyerang Yhwach, tetapi mereka semua meleset, mengejutkan Senjumaru, yang bertanya-tanya mengapa pedang tidak bisa melukainya. Quincy lain, Sternritter "W", The Wind, Nianzol Weizol keluar dari persembunyiannya dan mengejutkan Senjumaru.

Di Soul Society, Kisuke ditegur oleh Ichigo karena memainkan musik keras dan mempersiapkan meriam untuk mengirim Ichigo dan teman-temannya ke Istana Raja Roh.

Karakter yang Tampil:



598. The Shooting Star Project [We Only Have to Beat You Mix]

Ichigo dan teman-temannya menuju Istana Raja Roh sementara Senjumaru menghadapi Nianzol.

Ringkasan:

598Cover

Sampul halaman 598. The Shooting Star Project [We Only Have to Beat You Mix].

Saat Ichigo dan teman-temannya bersiap untuk pergi, mereka terganggu oleh Ganju Shiba, yang telah datang untuk membantu mereka dengan peta Istana Raja Roh. Saat Ichigo, Orihime, Sado, Yoruichi, dan Ganju lepas landas dalam Tenchuren buatan, Orihime mencatat bahwa ini sangat mirip dengan saat mereka berangkat untuk menyelamatkan Rukia. Ketika Orihime sedih mencatat bahwa Uryū adalah teman mereka saat itu, Ichigo meyakinkan bahwa dia akan mengalahkan Yhwach dan menyeret kembali Uryū.

Sementara itu, di Istana Raja Roh, Nianzol menjelaskan bagaimana kemampuannya memungkinkan dia untuk menangkis setiap serangan yang dia lihat, membuat Senjumaru memiliki penjaganya menyerangnya dari belakang sehingga ia tidak bisa melihat pedang mereka. Namun, serangan mereka membengkok dan ditolak saat Nianzol mengungkapkan dia tidak menyelesaikan kalimatnya sebelum mengklarifikasi bahwa ia dapat membelokkan serangan musuh apapun yang kemampuannya telah ia lihat sebelum memotong setengah tubuh tiga penjaga. Setelah mengetahui hal ini, Senjumaru menunjukkan bagaimana dia tidak mengatakan bahwa para penjaga adalah satu-satunya musuh yang Nianzol tidak bisa lihat sebelum mengungkapkan dia telah benar-benar membuat ulang jubahnya. Ketika Nianzol mencoba melepas jubahnya, Senjumaru memperingatkan dia bahwa ia tidak akan mampu melakukannya saat masih hidup karena beberapa jarum telah menusuk dia dari dalam.

Karakter yang Tampil:



599. Too Early to Win, Too Late to Know

Yhwach memanggil Sternritter elitnya untuk melawan Senjumaru.

Ringkasan:

599Cover

Sampul halaman 599. Too Early To Win, Too Late To Know.

Sebagaimana Nianzol jatuh ke tanah, Senjumaru menyatakan bahwa dia minta maaf atas kebiasaan buruknya sebelum beralih ke Yhwach dan mencatat bahwa pedang mereka kini bisa mengarah kepadanya. Namun, Yhwach memanggil beberapa Soldat dari dalam bayangan untuk menangani penjaga Senjumaru sebelum memanggil empat Sternritter elit untuk menghadapi Senjumaru - Gerard Valkyrie, Lille Barro, Pernida Parnkgjas dan Askin Nakk Le Vaar. Askin mencatat bahwa ia adalah satu-satunya Sternritter dari kalangan bawah, Gerard menegaskan hal ini sebelum menjanjikan untuk membunuh Askin jika tidak berguna sebelum menyerang Senjumaru, yang menahan dengan jarumnya. Ketika jarumnya hancur dan dia terluka, Senjumaru memanggil penjaganya yang jauh lebih besat, tapi Pernida melepas jubahnya membuat baju zirah penjaga besar itu juga terlepas, Lille kemudian mengeluarkan senapan besar dan menembak Senjumaru di keningnya.

Karakter yang Tampil:



600. SNIPE

Penjaga Kerajaan menjebak grup dan Nimaiya bersiap menghadapi Sternritter.

Ringkasan:

600Cover

Sampul halaman 600. SNIPE.

Ketika tampaknya Senjumaru mati jatuh ke tanah dengan lubang di kepalanya, Gerard mengkritik Lille karena meninggalkan tubuhnya di jalan Yhwach, membuat Lille menyuruh Pernida menghapusnya sebelum tampak menghancurkan kota-kota disekitar Istana Raja Roh. Lille mempersilahkan Yhwach untuk maju, tapi terkejut ketika daerah sekitar mereka berubah menjadi potongan kain saat Senjumaru yang asli mengungkapkan ini adalah sebuah istana palsu yang dibuat untuk kedatangan mereka dan bahwa istana asli dilindungi oleh Ichibē Hyōsube, yang telah menarik penghalang di atasnya yang membuat itu tersembunyi. Ketika Lille bertujuan menembak istana asli, pohon-pohon besar di sekitar kelompok terbentuk seperti sangkar, menjebak mereka, saat Kirio Hikifune menjelaskan bagaimana dia bisa membuat pohon yang menyerap Reishi dan menahan serangan Reishi. Muncul di hadapan kelompok, Ōetsu Nimaiya menarik Sayafushi-nya sebelum menyatakan bahwa pertarungan sesungguhnya baru akan dimulai.

Karakter yang Tampil:



601. VERGE ON VERMILLION

Nimaiya menghadapi Sternritter elit.

Ringkasan:

601Cover

Sampul halaman 601. VERGE ON VERMILLION.

Setelah mendengar Nimaiya yang menyatakan pertempuran sesungguhnya baru dimulai, Gerard menyerangnya, Nimaiya bersandar dan menghindari tebasannya. Gerard memuji Nimaiya yang menghindar dan bersiap untuk menyerang lagi, tapi Nimaiya dengan mudah menebas menjatuhkannya dengan serangan tunggal, mengejutkan tiga Sternritter lain. Mengklaim Gerard tidak bisa dikalahkan oleh serangan itu, Lille menembak beberapa Heilig Pfeil ke Nimaiya, yang memotong peluru setengah dan mengalihkan mereka. Saat Lille terkejut bertanya-tanya bagaimana ia bisa melakukan itu, Nimaiya menebas miring Lille di dada, memotong tangan kiri Lille dalam proses, sebelum menusuk Pernida melalui kepala dengan melemparkan Sayafushi-nya. Menarik Sayafushi dari Pernida, Nimaiya menebas Askin yang kemudian terjatuh dan memuji usahanya namun terkejut karena Nimaiya menebasnya di leher. Nimaiya menjelaskan bagaimana ia dan Sayafushi akan mengguncang dunia, tapi terganggu oleh Askin, yang telah bertahan dari luka-lukanya dengan The Deathdealing dan menjelaskan bagaimana ia selalu merasa dekat dengan kematian.

Karakter yang Tampil:



Referensi

  1. Volume 66 on Shueisha BOOKS

Navigasi

Chapter yang Belum Dalam Format Volume
Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.