FANDOM


Nokori Kaze
Nokori Kaze
Informasi
Artis

Ikimono Gakari

Rilis

16 April 2008

Tipe

Tema Video Game

Episode

Bleach: The 3rd Phantom

Kaeritakunatta yo adalah single ke sembilan Ikimono Gakari, lagu B-Side Nokori Kaze lah yang digunakan sebagai tema lagu video game Bleach: The 3rd Phantom

Daftar Lagu Sunting

  1. Kaeritakunatta yo (帰りたくなったよ, I Wanted to Go Home)
  2. Nokori Kaze (残り風, Remaining Wind)
  3. Kaeritaku Natta yo: Instrumental
  4. Nokori Kaze: Instrumental


Video Sunting

Bleach The 3rd Phantom

Bleach The 3rd Phantom

Lirik Sunting

「もう二度と戻れない」と知る
涙で滲んだ道を歩いて
本当は少しだけ見えていた明日を気にした

有り触れるその言葉だけどふいに何かを信じてみたいの
いつかまた巡り逢うのだと秘かに誓う

気がつけばもう見えぬ面影を探す
一度無くした日々は何処?何処?

咲き誇れ命の花 凛としてこの心焦がして
吹きやまぬは残り風
あの日を惜しむように流れて明日へと

手探りで掴んでは消える
毎日の儚さにも気付いて
曖昧なあたしを壊して 静かに瞳を閉じる

後悔が去り行く希望で
それを知っても朝日を見たいの
今強く生きて行くのだと確かに願う

ひとところに留どまる恐さを見つけて踏み出した時
君は何処?何処?

巡りゆくはこの心 小春日の息吹へと寄り添えど
流るる涙消えずにひとひらの風を纏い 流れて君へと

ふわり浮かぶ風 今は見えないけど
確かに見えたの一重の風跡
君が何か伝えたの? あたしが今伝えるの?
欲しかった答えは 今 今・

時間 満ちて見えた心 今行くよ 変わらないあたしで
響き合う声 言の葉 光を放つように 届け彼方へ

咲き誇れ命の花 凛としてこの心を焦がして
吹きやまぬは残り風
あの日を惜しむように流れて明日へと

"Mou nido to modorenai" to shiru
Namida de nijinda machi wo aruite hontou wa sukoshi dake
Miete ita asu wo ki ni shita

Ari fureru sono kotoba dakedo fui ni nanika wo shinjite mitai no
Itsuka mata meguriau no da to hisoka ni chikau

Ki ga tsukeba mou mienu omokage wo sagasu
Ichido nakushita hibi wa doko? doko?

Sakihokore inochi no hana rin to shite kono kokoro kogashite
Fukiyamanu wa nokori kaze ano hi wo oshimu you ni nagarete asu he to

Tesagari de tsukande wa kieru mainichi no hakanasa ni mo kizuite
Aimai na atashi wo kowashite shizuka ni me wo tojiru

Koukai ga sari yuku kibou de sore wo shitte mo asahi wo mitai no
Ima tsuyoku ikite yuku no da to tashika ni negau

Hito tokoro ni todomaru kowasa wo mitsukete fumidashita toki
Kimi wa doko? doko?

Meguri yuku wa kono kokoro koharubi no ibuki he to yorisoedo
Nagaruru namida kiezu ni hitohira no kaze wo matoi
Nagarete kimi he to

Fuwari ukabu kaze ima wa mienai kedo
Tashika ni mieta no hitoe no kazaato
Kimi ga nanika tsutaeta no? atashi ga ima tsutaeru no?
Hoshikatta kotae wa ima ima...

Jikan michite mieta kokoro ima yuku yo kawaranai atashi de
Hibikiau koe koto no ha hikari wo hanatsu you ni todoke kanata he

Sakihokore inochi no hana rin to shite kono kokoro kogashite
Fukiyamanu wa nokori kaze ano hi wo oshimu you ni nagarete asu he to

I realise that I can never go back
As I walked that road blurred with tears
The truth was, I could see a glimpse of tomorrow, and it worried me

Such ordinary words, yet somehow they make me want to try believing in something
I make a secret vow that we’ll meet again someday

I find myself searching for traces I can no longer see
Where are those days I once lost? Where?

May the flower of life bloom to the fullest, as my dignified heart burns
The lingering wind blows ceaselessly
Flowing to tomorrow as if regretting that day

Feeling my way, as soon as I get hold of the days they disappear
And I realise how fleeting they are
I break down this vague me and quietly close my eyes

When there’s hope, the regrets disappear
I know this, but I still want to see the morning sun
I make a firm wish to live strongly now

When you stepped out because you realised how scary it is to stay in one place
Where are you? Where?

My heart goes round, resting on the spirit of an Indian summer day
My trickling tears do not disappear but make a single wind that flows to you

I cannot see the gently drifting wind now
But I know I saw a single strand of wind
Did you tell me something? Can I tell you something now?
Now, now, the answer I wanted...

Time, my heart that looked satisfied; I’ll go now, unchanged
Our voices ringing out, words, let them reach the other side like light

May the flower of life bloom to the fullest, as my dignified heart burns
The lingering wind blows ceaselessly
Flowing to tomorrow as if regretting that day

Aku tahu aku tak pernah bisa kembali lagi
Aku berjalan melewati kota dengan berurai air mata, tetapi hanya sedikit kekhawatiran hari esok yang aku lihat

Itu kata-kata biasa tapi aku ingin percaya pada sesuatu yang tak terduga
Aku bersumpah suatu hari nanti aku akan dapat bertemu denganmu lagi

Saat aku sadari aku tak bisa bertemu lagi, aku mencari bayanganmu
Di mana hari itu aku tersesat? Di mana?

Seperti cincin bunga yang mekar dengan cepat, membakar hati ini
Angin yang tersisa tak akan berhenti bertiup, seolah-olah aku menyesali hari itu

Setiap hari aku mencoba untuk meraih ketidakberdayaan dan melihat kesedihan
Aku hancurkan diriku yang lemah seraya perlahan menutup mata

Penyesalanku tersapu oleh harapanku, bahkan jika aku tahu itu, aku masih ingin melihat matahari pagi
Aku berharap aku bisa hidup dengan kuat sekarang

Ketakutan yang ada di suatu tempat, aku menemukannya saat aku melangkah keluar
Kau ada dimana? Dimana?

Mengulangi lagi, hati ini yang menuju angin kecil hari musim semi
Air mata yang mengalir tak menghilang, tapi dikelilingi oleh sedikit angin berhembus padamu

Aku tak bisa melihat angin yang berhembus kini
Namun aku melihat satu jejak angin yang tampak jelas
Apakah kau mengatakan sesuatu kepadaku? Apakah aku mengatakan sesuatu kepadamu sekarang?
Jawaban yang aku inginkan sekarang… sekarang…

Hati yang bisa aku lihat sepanjang waktu tak merubah pikiranku untuk pergi sekarang
Gema suara kata yang aku sampaikan kepadamu, seolah-olah itu memancarkan cahaya

Seperti cincin bunga yang mekar dengan cepat, membakar hati ini
Angin yang tersisa tak akan berhenti bertiup, seolah-olah aku menyesali hari itu

Navigasi Sunting

Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.